BAGAIMANA
CARA SAYA MENCOBA UNTUK MENCINTAI DIRI SENDIRI
Mengapa kita harus mencintai
diri sendiri?, apa tujuannya? , dan apakah itu akan berpengaruh kepada
kehidupan kita?. Ya tentu, jika saya bisa menjawabnya kepada diri. Banyak
keuntungan yang bisa kita dapatkan jika kita telah bersahabat dengan diri kita.
Hal-hal yang dulu kita lalui tanpa berdiskusi dengan diri sendiri akan terasa
beda jika kita telah bersahabat dengan diri kita. Contohnya, kita dapat mulai
memilih sesuatu dengan menyesuaikan kepada diri kita, tentunya ini membuat diri
kita semakin merasa bangga karena melakukan apa yang kita mau.
Kita sebagai manusia memang
harus memberikan kasih kepada orang lain yang kita sayangi. akan tetapi,
terkadang kita selalu memperhatikan orang lain tanpa memerdulikan diri kita
sendiri. Hal ini sering terjadi yang menyebabkan kita merasa kekurangan dan
kurang bersyukur tentang apa yang telah kita miliki atau kita lalui. Memang
tidak salah dalam memberikan kasih tentu itu hal yang baik bagi kita, Namun,
apakah kita harus melupakan diri kita.
Dalam hidup, yang namanya
masalah itu pasti akan datang dan kita tentunya harus menghadapinya. tapi bagaimana
kita bisa menghadapinya jika kita belum bersahabat dengan diri kita?. tentu
kita akan mengalami kesulitan untuk keluar dari masalah karena kita saja tidak
paham dengan kemampuan diri kita sendiri, kita saja tidak mengenal. Ada pepatah
mengatakan Jika Anda tahu musuh dan
mengenal diri sendiri, Anda tidak perlu takut hasil dari seratus pertempuran.
Jika Anda mengenal diri sendiri, tapi bukan musuh, untuk setiap kemenangan yang
diperoleh Anda juga akan menderita kekalahan. Jika Anda tidak tahu akan musuh
maupun diri sendiri, Anda akan menyerah dalam setiap pertempuran . ”– Sun Tzu ,
The Art of War. tentunya jika kita tidak mengenal diri sendiri maka bagaimana
kita bisa menghadapi masalah kita. maka diperlukan pemahamannya yang kuat agar
kita dapat mengerti diri dan kemampuan kita.
Memang untuk
mencintai diri itu tidak segampang yang kita pikirkan, butuh kepekaan mendalam
agar kita dapat mengerti dan memahami diri kita, saya pun juga begitu. ketika
saya tersesat dari masalah yang saya hadapi, saya malah terus mencari dorongan
dari orang lain. Mulai dari teman,sahabat hingga keluarga, semuanya telah saya
cari. Memang kita tetap membutuhkan orang lain, tetapi saya masih tetap merasa
janggal dengan semua ini dan benar saja saya masih gagal dalam menghadapi masalah
saya. Saya merenung seharian di dalam kamar terus berpikir apa yang telah saya
lewatkan dalam masalah ini. Hal ini membuat merasa mudah jenuh dengan kehidupan
saya hingga saya benar-benar menjadi orang yang tersesat. Namun, ketika saya
sedang mencari rahmat ilahhi tanpa sadar saya merenungkan dan bertanya pada
diri sendiri, "apa yang saya punya.","apa yang saya miliki"
"apa yang saya kurang pahami" pertanyaan itu terus berulang-ulang
hingga menjadi kekuatan spiritual saya untuk mengetahui jawabannya dan membuat
saya mampu untuk menghadapi masalah tersebut.
Dengan kejadian
itu, saya mulai menghargai diri sendiri, disetiap persoalan yang saya hadapi,
saya selalu bertanya pada diri sendiri terlebih dahulu. Baik masalah yang kecil
maupun yang besar karena itu akan menjadi kebiasaan agar saya selalu menghargai
diri sendiri. Banyak hal yang saya lakukan untuk menyayangi diri sendiri, mulai
dari mengikuti apa yang saya mau, bertindak sesuai pikiran dan hati, memahami
diri sendiri, dan menguatkan diri saya sendiri ketika sedang berada dalam titik
jenuh.
Kesimpulannya, semakin kamu mengenal diri kamu semakin kamu mengembangkan potensi kamu ke jenjang yang lebih tinggi. Tentunya kamu akan sulit merasa tersesat dan menjadi orang yang memiliki tujuan dan semangat dalam menjalani kehidupan
Comments
Post a Comment